4 Cara Membuat Pasangan Mau Mendengarkanmu

Salah satu penyebab terjadinya konflik dalam hubunganmu bisa jadi karena pasangan yang tidak mau mendengarkan atau mereka hanya mendengarkan tapi juga melakukan kesibukan lain sehingga tidak bisa fokus mendengarkan dan memahami permasalahan yang kamu ceritakan. Memang tidak mudah untuk membuat pria jangankan untuk mengerti dan memahami yang kita inginkan, membuatnya mendengarkan saja adalah hal yang sulit.

Malah yang lebih menjengkelkan lagi saat dia memang mendengarkan, tapi respon yang diberikan melenceng jauh dari yang kita harapkan, dia tidak benar-benar mendengarkan apa yang kita katakan. Dan itulah yang membuatmu kesal dan sering memicu pertengkaran diantara kalian.

Daripada kamu malah memicu pertengkaran kalian dengan menyalahkannya yang tidak mau mendengarkan dan memahami, lebih baik kamu membantunya untuk lebih bisa mendengarkan dan memahami apa yang sebenarnya kamu katakan padanya. Kamu bisa lakukan 4 cara ini untuk membuat pasangan mau mendengarkan apa yang kamu katakan:

1. Jangan bicara dengannya saat sedang sibuk

Mungkin selama ini kamu mendekati atau bicara dengannya saat dia sedang punya kesibukan lain dan itu yang menyebabkannya tidak bisa mengerti dan mendengarkan apa yang kamu katakan.

Coba kamu lihat dulu keadaannya apakah dia memang sedang bisa kamu ajak bicara atau tidak. Karena percuma saja mau mengatakan apapun dia tidak akan bisa fokus mendengarkanmu karena dia punya kesibukan lain yang mendesak.

Sekalipun kesibukannya adalah hal yang sepele seperti nonton televisi ataupun main games, kamu tidak boleh menghentikan apa yang sedang dilakukannya untuk memintanya mendengarkan apa yang mau kamu katakan. Karena percuma saja, dia pasti akan sulit fokus mendengarkanmu karena dia masih memikirkan untuk kembali pada apa yang sedang dilakukannya sebelumnya.

Kamu hanya perlu menunggunya sampai selesai dengan batas waktu tertentu yang sudah kalian sepakati. Dengan begitu dia juga akan lebih menghargaimu yang sudah memberikannya kebebasan untuk menyelesaikan kesibukannya main-main.

2. Jangan memarahinya

Saat dia sepertinya mendengarkanmu tapi kenyataannya saat kamu meminta pendapatnya tentang apa yang kamu katakan tapi jawabannya tidak sesuai dengan apa yang kamu harapkan karena sepertinya dia tidak begitu memahami apa yang kamu katakan, jangan langsung memarahinya.

Sebelum kamu memarahinya, usahakan untuk menahan emosi kamu dengan memberinya sedikit pengertian dengan menanyakan apakah ada hal penting lain yang sedang mengganggu pikirannya sehingga dia tidak bisa fokus mendengarkan apa yang kamu katakan.

Kalau memang ada, kamu bisa menjadi pendengarnya lebih dulu agar dia pun bisa lebih fokus mendengarkanmu saat dia sudah menceritakan masalahnya.

Saat dia sudah merasa didengarkan, tanpa kamu minta pun dia pasti akan menjadi pendengar yang baik untukmu. Kamu hanya perlu memainkan peran mengerti dia dulu sebelum kamu ingin dimengerti.

 3. Dekati dengan senyuman

Meskipun kamu punya cerita yang menyebalkan, kesal dan membuatmu ingin marah-marah, kamu tetap harus mendekati pasangan dengan wajah tersenyum saat ingin mengatakan sesuatu padanya dan membuatnya mau mendengarmu.

Karena saat kamu mendekatinya dengan wajah cemberut, dia justru akan mengira kamu akan memarahinya. Dan itulah yang membuatnya menghindar dan tidak mau mendengarkanmu.

Mulai sekarang, atur ekspresi wajah kamu seramah mungkin saat ingin mengajaknya bicara. Dekati pasangan dengan senyuman, pegang tangannya dan katakan padanya kalau kamu ingin bicara sesuatu dengannya. Dengan begitu dia pun akan lebih welcome dan mau mendengarkan kamu. Kalau apa-apa ekspresi wajahmu sudah menakutkan, pantas saja dia lebih memilih untuk kabur dan cari aman.

4. Tanyakan respon setiap kali kamu selesai bicara

Jangan cerita panjang lebar seperti kereta api yang tidak ada jeda titik komanya saat dia sudah mulai bisa mendengarkanmu. Berbeda dengan teman wanita yang sudah terbiasa mendengarkan teman wanita lainnya bercerita panjang lebar, tapi pria tidak terbiasa mendengarkan cerita panjang lebar, dan justru dia malah akan ngantuk dan tidak mengerti apa yang kamu katakan.

Coba kamu katakan padanya masalahmu poin demi poin dengan menanyakan responnya setiap kali kamu menyelesaikan apa yang kamu katakan. Kamu bisa menanyakan apakah dia memang sudah paham?

Kalaupun memang belum, jangan langsung memarahinya, kamu bisa mengatakan lagi padanya dengan bahasa yang lebih sederhana dan mudah dimengerti. Setelah itu tanyakan lagi apakah dia sudah mulai bisa mengerti?

Dengan menanyakan responnya, kamu membuatnya merasa dihargai dan katakan padanya kalau kamu ingin mengajaknya bicara karena kamu juga ingin mendengar pendapatnya. Dengan begitu diapun akan merasa kalau kamu membutuhkan dan menghargai keberadaan dan pendapatnya.

Bersabarlah saat pasangan memang belum bisa mendengarkanmu, bantu dia perlahan dengan 4 cara itu untuk mencari tahu komunikasi seperti apa yang tepat dalam hubungan kalian. Karena tanpa komunikasi yang baik, hubungan kalian tidak akan bertahan lama.

Sebagai wanita dewasa kamu harus bisa mengendalikan emosi kamu dengan tidak langsung memarahi atau membentak pasanganmu saat dia tidak mau mendengarkanmu.

Bantulah dia untuk lebih bisa mendengarkanmu dan memahami apa yang kamu katakan dengan baik dan lembut. Tidak ada pria yang tidak luluh dengan kelembutan seorang wanita.

Kamu harus bisa mengendalikan emosi kamu sebelum mendekati dan bicara dengannya. Jadilah wanita yang punya kecerdasan emosional agar kamu tetap bisa menjaga kestabilan hubungan kalian, selain itu dengan kecerdasan emosionalmu juga kamu akan lebih bisa bersikap tenang dan mengambil keputusan yang bijak dengan ketenanganmu.