Kalau Kamu Tidak Ingin Mudah Dikecewakan Pasangan, Bangun 8 Batasan Diri Ini!

Membangun batasan diri dalam hubungan bukan berarti kamu membatasi diri kamu untuk membahagiakan pasanganmu, tapi kamu menghargai diri kamu agar tidak terlalu mudah dikecewakan pasanganmu saat kamu tidak mendapatkan perlakuan yang kamu inginkan dari pasanganmu. Karena kamu sadar tidak selamanya pasangan bisa memberikan dan melakukan apa yang kamu inginkan, jadi kamu harus bisa mendapatkan apa yang kamu inginkan itu sendiri.

Jangan sampai kamu kamu terjebak dalam hubungan yang tidak sehat hanya karena kamu tidak punya batasan diri. Karen batasan diri inilah yang akan mengajarkan mu untuk menjadi tegas saat pasangan sudah tidak bisa menghargaimu.

Selain itu, inilah 7 alasan kenapa kamu memerlukan batasan diri dalam hubungan.

Selain kamu, pasanganpun harus melakukan hal yang sama. Mereka juga harus punya batasan diri yang tidak boleh kamu langgar dalam menjalani hubungan kalian. Dan setiap orang punya batasan dirinya masing-masing, tapi setidaknya inilah 8 batasan diri yang harus kami miliki dalam hubunganmu agar kamu tidak mudah dikecewakan pasangan:

1. Meskipun kalian memang pasangan, kalian tetap harus bisa dan punya waktu untuk menikmati waktu kalian sendiri

Meskipun kalian memang pasangan yang akan lebih banyak menghabiskan wakrtu bersama, tapi kalian juga tetap harus bisa membuat batasan diri dengan menentukan waktu me time untuk diri kalian sendiri. Karena kalian juga masih punya kehidupan personal yang harus tetap kalian jalani tanpa pasangan. Kalian tetap harus bisa membahagiakan diri kalian sendiri agar tidak terlalu bergantung pada pasangan.

Selain itu juga tentukan batasan waktu me time kalian ini dengan membuat kesepakatan kalian mengetahui apa saja yang pasangan kalian lakukan saat menikmati me time-nya.

Kalau perlu buat kesepakatan untuk tidak perlu ke tempat-tempat tertentu atau bertemu dengan orang-orang tertentu (mantan) tanpa sepengetahuanmu.

2. Bagaimana kalian mengatur intensitas komunikasi kalian dalam sehari

Jangan sampai masalah komunikasi yang tidak baik justru membuat hubungan kalian selalu terlibat konflik hanya karena pasangan yang melanggar batasan diri waktu berkomunikasi denganmu. Misalnya saja seberapa sering kamu bisa menghubungi dan menanyakan kabarnya dan kapan kamu bisa menghubunginya.

Kalau memang kalian sama-sama sibuk dan tidak bisa memberikan kabar pada pasangan, kalian juga harus bisa mengerti.

Tentukan waktu-waktu tertentu untuk kalian bisa berkomunikasi tanpa menganggu kesibukan kalian masing-masing agar pasangan tidak melanggar batasan waktu komunikasi kalian.

 3. Bagaimana kalian berkomitmen satu sama lain

Batasan komitmen misalnya saja mau dibawa kemana hubungan yang kalian jalani sekarang, apakah memang kalian punya visi dan misi yang sama untuk hubungan kalian di masa depan. Seberapa serius kalian menjalani komitmen kalian dalam hubungan harus kalian buat komitmen agar tahu pasti tujuan jelas kalian menjalani hubungan.

Dan pastikan juga batasan-batasan komitmen yang tidak boleh dilanggar pasangan dan tidak bisa kamu maafkan.

Misalnya saja kebohongan, perselingkuhan, kekerasan, dll. Tentukan konsekuensi kalau pasangan kalian melanggar batasan komitmen yang sudah kalian sepakati.

4. Bagaimana kalian menunjukkan kepeduliaan dan kasih sayang kalian

Tentukan batasan bagaimana cara kalian mengekspresikan perasaan kalian pada pasangan. Apakah dengan selalu menghubungi dan memberi kabar pada pasangan, apakah dengan memberi panggilan sayang atau selalu meluangkan waktu untuk menemani pasangan melakukan hal yang disukainya.

Pastikan kalian sudah membuat kesepakatan untuk menggunakan komunikasi yang paling nyaman untuk kalian. Batasan menunjukkan kasih sayang juga bagaimana kalian ingin dihargai oleh pasangan kalian.

Jangan sampai perkataan dan tindakan pasangan yang terus menyakitimu kamu biarkan hanya karena kamu tidak punya batasan diri.

 5. Bagaimana cara kalian menghadapi permasalahan saat bertengkar

Kalian juga harus membuat kesepakatan batasan diri saat kalian sedang bertengkar. Apa yang bisa kalian lakukan untuk meredakan amarah pasangan. Apakah kalian butuh waktu untuk menenangkan diri kalian sendiri atau kalian sama-sama berusaha untuk menenangkan pasangan kalian.

Buat batasan cara kalian menghadapi permasalahan saat bertengkar dengan menanyakan pada pasangan apa yang dia butuhkan saat marah, kecewa dan sedih?

Cari tahu komunikasi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan dalam hubungan kalian, agar saat bertengkar kalian tidak saling menyakiti dengan kata-kata maupun tindakan kekerasan dari pasangan.

6. Bagaimana cara kalian menggunakan sosial media

Batasan menggunakan sosial media ini untuk membatasi kalian sejauh mana kalian bisa menggunakan sosial media. Apakah kalian sama-sama nyamannya jika pasangan bebas menggunakan sosial medianya atau kamu merasa kalian tidak perlu lagi menggunakan sosial media karena bisa menjadi masalah saat kalian tidak bisa saling percaya.

Jadi daripada kalian salah paham dengan penggunaan sosial media, lebih baik kalian buat batasan siapa saja yang boleh pasangan hubungi saat bermain sosial media.

Jangan sampai diam-diam pasangan masih berkomunikasi dengan mantan atau punya kedekatan dengan wanita lain tanpa sepengetahuanmu.

7. Bagaimana cara kalian mengurus keuangan kalian bersama

Masalah keuangan bisa menjadi masalah yang sensitif dalam hubungan kalian, jadi sebelum terjadi permasalahan, ada baiknya kalian membuat batasan diri.

Terutama apakah kalian nyaman membagi PIN ATM masing-masing pada pasangan atau tidak. Kalaupun memang tidak katakan saja pada pasangan.

Buat batasan yang tegas apa saja pemasukan dan pengeluaran yang tidak bisa kalian kompromi dengan pasangan. Kalau perlu kalian bicarakan bagaimana cara mengelola keuangan kalian pada pasangan agar pasangan juga bisa memberikan pertimbangan apa yang seharusnya dan tidak seharusnya kamu lakukan agar tidak terlalu boros dengan keuanganmu.

8. Bagaimana kalian memberikan toleransi pada kebiasaan pasangan

Kalau kamu memang orang yang rela mengalah demi pasangan dan melakukan apapun untuk pasangan tidak masalah asal tidak sampai menyakiti dirimu sendiri kalau pasangan melanggar batas kesabaranmu. Itulah kenapa sesabar-sabarnya kamu tetap harus membuat kesepakatan batasan toleransi pada kebiasaan pasangan.

Misalnya saja kalau kamu bersedia menemani pasangan nonton acara favortinya tapi kamu juga bebas melakukan apapun saat menemaninya.

Atau kalau kamu memang benci dengan asap rokok, kamu bisa minta pasangan untuk menjauh darimu saat sedang merokok atau tidak merokok saat bersama mu. Buat kesepakatan kalau salah satu dari kalian melanggar.

Tanpa batasan diri, kalian tidak akan bisa membahagiakan diri kalian masing-masing karena kalian akan menggantungkan kebahagiaan kalian pada pasangan. Padahal itulah kesalahan fatalmu selama ini, menggantungkan kebahagiaanmu pada pria. Kamu tetap harus bisa membahagiakan dirimu sendiri meski kamu sudah punya pasangan.

Karena kebahagiaanmu adalah tanggungjawabmu sendiri, jadi kamu tidak seharusnya selalu menuntut pasanganmu untuk terus membahagiakan diri mu kalau kamu sendiri belum bisa membahagiakan dirimu sendiri.

Jadi, mulai sekarang pastikan kamu sudah membuat batasan diri dalam hubunganmu agar kamu lebih bisa bersikap tegas untuk memperjuangkan kebahagiaanmu sendiri dan tegas untuk mendapatkan perlakuan yang kamu inginkan dari wanita.

Sebagai wanita yang attractive, kamu harus bisa menciptakan bahagia mu sendiri, mandiri dan bertanggungjawab dengan kehidupanmu dengan berani memperjuangkan kebahagiaanmu.

Kamu bisa dapatkan audiobook gratis dari kami dengan klik download disini untuk menjadikan mu wanita attractive yang punya daya tarik untuk didekati banyak pria dan punya kualitas karakter yang diinginkan banyak pria darimu (wanita yang cantik, mandiri, percaya diri dan cerdas)