Lakukan 5 Cara MoveOn Paling Ampuh Ini Untuk Mengakhiri Kegalauanmu

Setiap orang pasti menginginkan hubungan yang berjalan mulus, lancar dan langgeng.

Tapi harapan tidak selalu sesuai dengan kenyataan. Apalagi hubungan yang memang harus menyatukan 2 kepala, 2 pemikiran, 2 tujuan dan 2 keinginan, pasti tidak akan pernah terlepas dari yang namanya konflik dan permasalahan.

Bahkan terkadang, saat kita sudah punya komitmen yang serius untuk melanjutkan hubungan tersebut ke jenjang pernikahan, masih saja terjadi konflik-konflik kecil yang menjadi besar karena ego yang sama-sama besarnya. Dan mau tidak mau jika kita dikalahkan dengan ego masing-masing, kita akan memilih untuk berpisah daripada harus bertahan dan mengalahkan ego kita.

Padahal sebenarnya hubungan memang proses penyatuan 2 perbedaan menjadi satu dan mengalahkan ego masing-masing.

Perbedaan pendapat dan konflik bukanlah alasan yang tepat untuk mengakhiri hubungan. Kecuali kalau memang sudah terjadi pengkhianatan, ada pihak ketiga dalam hubunganmu, itu lah alasan paling tepat untuk memutuskan berpisah dengan pasanganmu. Ingat 8 standar hubungan yang harus kamu miliki dan patuhi ini!

Dan saat perpisahan menjadi satu-satunya pilihan terbaik, kita pasti tidak akan menjadi diri kita seperti sebelumnya saat masih bersamanya.

Kita pasti akan merasa ada yang hilang dalam hidup kita, sedih sudah pasti, kecewa, marah, kesal, jengkel bahkan dendam, dan semua emosi-emosi negatif mulai muncul dan menguasai pikiran dan hati kita. Bahkan terkadang kita membutuhkan bantuan psikolog untuk menyembuhkan luka dan sakit hati kita karena dendam ataupun rasa kecewa kita yang terlalu mendalam dan menyebabkan kita merasa terpuruk, stress bahkan depresi.

Tapi kehidupan harus tetap berjalan dengan atau tanpanya. Kalau dulu kamu bisa melewatinya sendiri sebelum ada dia, maka sekarang kamu pun harus bisa.

Itulah kenapa jangan sampai kamu meletakkan kebahagiaanmu pada pasanganmu. Karena saat dia meninggalkanmu, maka kebahagiaanmu pun ikut hilang bersamanya. Kamu harus bisa memproduksi kebahagiaan mu sendiri.

Hal penting yang harus kamu lakukan saat hubungan mu berakhir adalah introspeksi kesalahan apa yang terjadi kenapa hubungan mu bisa berakhir dan jangan sampai kamu mengulanginya lagi, dan satu lagi, pastikan kamu membuktikan diri bahwa kamu bisa menjadi seorang yang lebih baik lagi setelah putus dengannya. Inilah 7 kebaikan yang harus kamu berikan untuk dirimu sendiri setelah putus cinta.

Setidaknya ada 6 fase move on inilah yang harus kamu lewati sebelum kamu benar-benar berani dan yakin untuk move on. Dan inilah 5 hal yang bisa membantu mu melewati masa move on mu:

1. Cintai dirimu sendiri dengan memanjakan diri

Jika biasanya kamu ada pasangan yang selalu memanjakanmu, saat hubunganmu berakhir kamu harus mulai bisa mencintai dirimu sendiri seperti sebelum kamu bersamanya. Kamu harus bisa memberikan perlakuan istimewa untuk diri mu sendiri. Inilah 5 kebaikan yang harus kamu berikan untuk dirimu sendiri.

Kamu harus belajar mandiri lagi dengan kehidupanmu, kamu harus bisa memanjakan dirimu mulai dari memperbaiki dan mengubah penampilan mu, mempercantik diri (inilah tips untuk mempercantik diri di rumah), traveling, shopping atau menambah wawasan mu dengan berkunjung ke perpustakaan atau toko buku.

Kamu juga bisa melakukan hobimu lagi, menulis, melukis, menyanyi, memasak, dance, nonton dan lebih baik lagi kalau kamu bisa menjadikan hobimu sebagai hal yang produktif.

Misalnya saja kamu bisa membuat cover lagu atau dance, video tutorial masak, menulis blog sinopsis atau tips-tips bidang yang kamu sukai. Dan masih banyak hal lain.

Setidaknya dengan menyibukkan diri melakukan hal yang kamu sukai, perlahan akan mengurangi kegalauanmu tentangnya. Kalau bukan kamu sendiri siapalagi yang harus memberikan kebaikan untukmu?

Mencintai diri sendiri sama halnya kamu membahagiakan dirimu sendiri. Kalau kamu saja tidak bisa membahagiakan dirimu sendiri, tandanya kamu tidak bisa bertanggungjawab dengan kehidupanmu sendiri.

2. Sadarilah bahwa Kebahagiaanmu adalah tanggungjawabmu sendiri dan kamu sendirilah yang harus memproduksinya

Ingatlah dirimu yang dulu sebelum bersamanya, kamu baik-baik saja tanpanya. Dan sekarangpun kamu harus tetap bisa baik-baik saja tanpanya. Kamu harus bisa menyadari bahwa kebahagiaanmu adalah tanggungjawabmu sendiri dan kamu sendirilah yang harus memproduksi dan mengusahakannya.

Kamu bisa melanjutkan lagi impian mu yang sempat tertunda saat kamu masih bersamanya, kamu bisa melakukan lagi hal-hal yang kamu sukai, kamu bisa bertemu dengan teman lama mu dan berkumpul dengan mereka lagi.

Kembalikan diri kamu dalam sosialisasi bersama teman-teman dan lingkunganmu. Kamu tidak tahu kan ada kesempatan bertemu jodohmu dalam sosialisamu itu.

Lakukan hal-hal yang yang membahagiakan mu. Jangan menikmati kesendirian dan kesedihanmu, kamu harus membaginya dengan teman-temanmu, meskipun mungkin mereka tidak mengerti, tapi setidaknya kamu bisa mengurangi bebanmu kalau kamu menceritakannya.

3. Belajarlah dari kesalahan hubungan mu yang lalu

Belajar dari kesalahan hubungan yang lalu termasuk adalah introspeksi dan trauma healing. Jangan terus-terusan menyalahkan dirimu sendiri dengan berakhirnya hubungan kalian sekarang. Itu adalah kesepakatan kalian berdua karena ketegasan kalian yang tidak mungkin memaksakan diri bertahan dalam hubungan cinta yang sudah tidak membahagiakan.

Belajar dari kesalahan juga termasuk memberikan bekal padamu untuk memulai hubungan barumu agar kamu tidak lagi melakukan kesalahan yang sama. Setidaknya kamu akan lebih tahu agar kamu bisa menghindari kesalahan yang sama.

Belajar dari kesalahan hubungan yang lalu juga akan memberikanmu keberanian untuk membuka hati dan menerima pasangan baru dalam hidupmu.

Ada banyak hal yang bisa kamu ambil manfaatnya dari perpisahanmu ini. Setidaknya kamu tidak memaksakan diri untuk terus menjalani dan berpura-pura bahagia dalam hubungan yang tidak membahagiakanmu.

4. Berbicaralah dengan perasaanmu

Coba kamu berusaha untuk memberi penjelasan dan pengertian pada perasaanmu sendiri bahwa perpisahan ini adalah jalan dan keputusan terbaik untuk hubungan kalian.

Kamu harus bisa mengontrol dan mengendalikan emosimu sendiri, jangan sampai kamu terkalahkan dengan emosi negatifmu dan membuatmu menjadi wanita yang tidak bisa move on karena terjebak dalam trauma mu untuk menjalani hubungan baru.

Sebagai wanita, kecantikan mu bukan hanya tentang penampilan fisik dan riasanmu, tapi juga tentang pengendalian emosi (kecerdasan emosionalmu). Karena pria tidak akan tertarik dengan wanita labil yang tidak bisa mengendalikan emosinya. Inilah 6 hal yang bisa kamu lakukan agar punya kecerdasan emosional.

Inilah beberapa sifat yang membuat pria malas mendekatimu, secantik apapun kamu. Jangan sampai kamu punya salah satu sifat tersebut kalau kamu tidak mau dijauhi pria.

5. Jangan lawan emosi negatif yang muncul

Setelah berakhirnya hubungan mu, kamu akan lebih sering merasakan emosi-emosi negatif yang muncul dipikiran dan perasaanmu.

Kamu akan menyalahkan dirimu sendiri kenapa tidak bisa mempertahankan hubungan kalian, kamu kecewa kenapa dia bisa semudah itu mengkhianati kepercayaanmu, kamu akan marah dengan semua kebohongan yang dia lakukan, kamu akan merasa sedih mengingat semua kebaikan yang kamu dapatkan darinya dan masih banyak emosi-emosi negatif yang akan muncul saat kamu harus berpisah dengannya.

Dan saat hal tersebut terjadi, semakin kamu menolak emosi negatif tersebut, semakin kamu terperangkap dan akan terus memikirkannya. Jadi, kamu harus berusaha untuk menerimanya, jangan melawan emosi-emosi negatif yang muncul. Nikmati dan terima saja.

Kecewa dan menyesal memang wajar, yang tidak wajar adalah kalau kamu terus menolak bahwa hubungan mu sudah berakhir dengannya. Kamu terus memikirkan kebaikannya dan justru memaksakan diri untuk menjalin komunikasi lagi dengannya, dengan harapan kalau kamu bisa memperbaiki kesalahan dan memulai awal yang baru untuk hubungan kalian.

Fine, kalau memang alasan perpisahan kalian hanya karena perbedaan pendaoat dan kalah dengan ego, tapi kalau penyebab perpisahan kalian adalah pengkhianatan, ada orang ketiga dalam hubungan kalian, kamu tidak seharusnya memperbaiki dan memberikannya kesempatan kedua. Karena tidak menutup kemungkinan dia akan melakukan hal yang sama lagi.

Pengkhianatan dan perselingkuhan adalah hal paling fatal dan tidak bisa kamu tolerir. Ingat, 8 standar dalam hubungan yang harus kamu miliki dan patuhi ini!

Setelah kamubisa menyadari dan melakukan 5 hal tersebut, langkah mu untuk move on menjadi lebih ringan dan mudah. Kamu tidak akan lagi merasa depresi dan stress karena terus memikirkan dan menyalahkan mantanmu. Justru kamu akan menjadi lebih bijak karena berakhirnya hubungan mu yang sekarang berarti awalnya hubungan baru yang harusnya bisa lebih baik.

Asalkan kamu tidak trauma dengan kegagalan dimasa lalu dan mulai untuk membuka hati untuk orang baru, kamu tidak akan berlama-lama terpuruk dalam kekecewaan dan kesedihanmu ladies. Kamu harus berusaha membuka hati dan menerima kehadiran orang baru untuk mengobati luka hatimu, memang tidak mudah awalnya, tapi bukan berarti tidak mungkin kan?